Minggu, 27 Mei 2012

Biologi Artikel Tentang Kulit


A.           Gambar Kulit












B.            Fungsi Kulit

1.      Pelindung tubuh terhadap kerusakan fisik, mekanis, maupun oleh zat kimia.
2.      Alat pengeluaran (ekskresi) dalam bentuk keringat.
3.      Mengatur suhu badan.
4.      Tempat indra peraba dan perasa.
5.      Tempat penyimpanan lemak.
6.      Tempat perubahan provitamin D menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari.

ü        Fungsi kulit yang lain diantaranya sebagai berikut     :

    1. Fungsi proteksi
Melindungi bagian dalam tubuh terhadap gangguan fisik maupun mekanik, misalnya tekanan, gesekan, tarikan, gangguan kimiawi, seperti zat-zat kimia iritan (lisol, karbol, asam atau basa kuat lainnya), gangguan panas atau dingin, gangguan sinar radiasi atau sinar ultraviolet, gangguan kuman, jamur, bakteri atau virus.
    1. Fungsi Absorpsi
Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi oleh tebal, tipisnya kulit, hidrasi, kelembaban udara, metabolisme dan jenis vehikulum zat yang menempel di kulit. Penyerapan dapat melalui celah antar sel, saluran kelenjar atau saluran keluar rambut.
    1. Fungsi Ekskresi
Kelenjar-kelenjar pada kulit mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna atau sisa metabolisme dalam tubuh. Produk kelenjar lemak dan keringat di permukaan kulit membentuk keasaman kulit pada pH 5 – 6,5.
    1. Fungsi Pengindra (Sensori)
            Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di dermis dan subkutis. Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya di daerah erotik.


    1. Fungsi Pengaturan Suhu Tubuh
Kulit melakukan peran ini dengan mengeluarkan keringat dan otot dinding pembuluh darah kulit.
    1. Fungsi pembentukan Pigmen
            Sel pembentuk pigmen kulit (melanosit) terletak di lapisan basal epidermis. Jumlah melanosit serta jumlah dan besarnya melanin yang terbentuk menetukan warna kulit.
7.   Fungsi Keratinasi
            Proses keratinasi sel dari sel basal sampai sel tanduk berlangsung selama 14 – 21 hari. Proses ini dilakukan agar kulit dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Pada beberapa macam penyakit kulit proses ini terganggu, sehingga kulit akan terlihat bersisik, tebal, kasar dan kering.

    1. Fungsi Produksi Vitamin D
Kulit juga dapat membuat vitamin D dari bahan baku 7-dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar matahari.
    1. Fungsi Ekspresi Emosi
Hasil gabungan fungsi yang telah disebut di atas menyebabkan kulit mampu berfungsi sebagai alat untuk menyatakan emosi yang terdapat dalam jiwa manusia.  

C.            Penyakit Kulit
1.                                                      Folikutis
2.                                                      Ekzema
3.                                                      Kudis buta
4.                                                      Jerawat
5.                                                      Kurap
6.                                                      Panu
7.                                                      Biang keringat


D.           Penanggulangan Penyakit Kulit
1.      Folitikus
Folikutis disebabkan oleh serangan bakteria pada folikel rambut sehingga pustul terbentuk. Penyakit ini biasanya berlaku pada lelaki terutama di bahagian kulit berjanggut atau folikel berjanggut. Gejala penyait ini biasanya terhad kepada rasa gatal dan pedih. Penghidap akan berasa pedih apabila rambut atau janggut dicabut.
Untuk merawat penyakit ini, minyak merkuri berammonia disapu pada bahagian kulit yang dijangkiti. Obat antibiotik juga boleh digunakan jika perlu.Sekiranya penyakit ini tidak dirawat, folikulitis akar menjadi kronik dan berlanjut untuk bertahun-tahun.
2.      Ekzema
Ekzema atau dermatitis atopik ialah satu penyakit yang disebabkan oleh sentuhan atau alergi. Terjadi kepada orang yang mewarisi kulit yang terlalu peka terhadap keadaan seperti sejuk, panas dan lembap. Tekanan emosi, mandi yang berlebihan dan penggunaan sabun yang kuat juga boleh menggalakkan ekzema.Bagi ekzema yang serius, kulit menjadi kemerah-merahan dan membengkak.
Oleh kerana kulit terasa gatal, maka pesakit akan menggaru kulit sehingga terdapat tanda cakaran. Akhirnya kulit merekah.Ekzema tidak boleh diobati. Perawatan cuma untuk melegakan rasa ketidakselesan pesakit bagi mencegah jangkitan sekunder.

3.      Kudis Buta
Sejenis penyakit kulit berjangkit yang disebabkan oleh tungau. Tungau betina menembusi permukaan bawah kulit dan bertelur di dalamnya. Tungau suka kepada bahagian kulit yang lembut seperti selaput antara jari tangan , permukaan sebelah dalam lengan atas, peha, kaki, ketiak, buah dada, punggung dan pusat.
Rasa sakit itu akan merasa sangat gatal dan kulit akan terluka akibat digaru. Patogen lain mungkin akan memasuki kulit melalui bahagian kulit yang terluka itu. Jika tidak dirawat, penyakit boleh berjangkit dan menjangkiti orang lain. Tungau berjangkit melalui sentuhan tubuh dengan orang yang mengidap kudis buta atau dari tempat tidur dan pakaian yang penuh dengan tungau.
4.  Jerawat
Terdapat banyak jenis jerawat seperti jerawat roscea dan jerawat vulgaris yang bukan sahaja melibatkan muka, leher, bahu, dada dan bagian belakang atas badan.Pada peringkat remaja, kelenjar sebum kulit sangat aktif dalam menghasilkan sebum atau minyak akibat daripada ketidakseimbangan hormon.
Pembentukan jerawat bermula dari bukaan kelenjar sebum tersekat. Keadaan ini menggalakkan bakteria merebak.Bakteria menyebabkan bukaan kelenjar terdedah kepada kotoran. Ini seterusnya menyebabkan bukaan kelenjar menjadi kotor lalu membengkak. Akhirnya, jerawat akan pecah dan mengeluarkan nanah. Keadaan ini dipanggil pustul.
Jerawat tidak membawa maut. Jerawat lebih merupakan masalah kosmetik dan sosial. Penyakit boleh dielakkan dengan meningkatkan kebesihan diri. Kini terdapat ubat dalam pasaran yang boleh menyembuhkan penyakit ini. Walau bagaimanpun, penggunaan ubat perlulah mengikut persepsi dan arahan doktor.
Sentiasa mencuci kulit dengan air dan sabun. Minum banyak air dan makan makanan yang kaya dengan vitamin B dan C. kurangkan pengambilan lemak.

4.      Kurap
Penyakit Kurap merupakan suatu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh fungsi. Gejala kurap mulai dapat dikenali ketika terdapat bagian kecil yang kasar pada kulit dan dikelilingi lingkaran merah muda. Kurap dapat dicegah dengan cara mencuci tangan yang sempurna, menjaga kebersihan tubuh, dan mengindari kontak dengan penderita.
Kurap dapat diobati dengan anti jamur yang mengandung mikonazol dan kloritomazol dengan benar dapat menghilangkan infeksi.


5.      Panu
Panu  adalah salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penyakit panu ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung warna kulit si penderita.
Panu paling banyak dijumpai pada remaja usia belasan. Meskipun begitu panu juga bisa ditemukan pada penderita berumur tua.
                  Cara pencegahan penyakit kulit Panu dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit, dan dapat diobati dengan obat anti jamur yang dijual di pasaran, dan dapat juga diobati dengan obat-obatan tradisional seperti daun sirih yang dicampur dengan kapur sirih dan dioleh pada kulit yang terserang Panu.

6.      Biang Keringat
Penyakit ini terjadi karena, kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Penyakit ini dapat dicegah dengan cara mengatur ventilasi ruangan dengan baik, jangan memakai pakaian terlalu tebal dan ketat.

E.       Kesimpulan
Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa kulit adalah alat indra yang sangat penting bagi kita. Fungsi kulit diantaranya : fungsi proteksi, fungsi absorpsi, fungsi ekskresi, fungsi pengindra (sensori), fungsi pengaturan suhu tubuh, pembentukan pigmen, fungsi keratinasi, fungsi produksi vitamin D, fungsi ekspresi emosi. Penyakit kulit yang dapat menyerang kulit kita diantaranya : folitikus, ekzema, kudis buta, jerawat, kurap, panu, dan biang keringat. Penyakit-penyakit tersebut dapat kita hindari dengan cara : menjaga kebersihan kulit, menggunakan obat antibiotik, menggunakan obat anti jamur, makan-makanan yang seimbang, cukup tidur dan olahraga, mengatur ventilasi ruangan dengan baik, mencuci tangan dengan sempurna, serta perbanyaklah minum air putih. Jadi, sekarang kita tahu apa saja penyakit kulit dan cara penaggulangannya oleh karena itu, rawatlah kulit kita sebaik mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar